Oleh: ikwanti | April 6, 2009

Kampanye PKS berbagi “keindahan” melebihi angpau Rp 50-ribuan

PKS menang '09Ribuan masa kader dan simpatisan membanjiri Gelora Sepuluh Nopember, Surabaya 5 April 09 dalam kampanye PKS putaran akhir. Ku bersyukur bisa bergabung dalam jamaah ini. Jamaah ini telah mengajarkan bahwa sesungguhnya kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang kita punya. Shalat di awal waktu, rawatib, dhuha, tahajut, tilawah tiap hari minimal 1 juz, dzikir pagi dan petang…rutin everday, mencari maisyah, memperhatikan keluarga, tetangga, mengisi kajian di berbagai tempat, memberikan pelatihan-pelatihan diberbagai pelosok yang kadang jaraknya tidak dekat, belum lagi amanah mencari dukungan dari masyarakat untuk dakwah ini….subhanallah alangkah berat dan banyaknya …sesungguhnya ribuan langkah yang kami tapaki, pelosok ngeri yang kami sambangi tanpa kelah lelah jemu adalah demi menyampaikan firman-Nya. Kekuataan imanlah yang menguatkan kami saat mendapat cela dan makian. Ketaqwaan kami kepada Sang Maha Kayalah yang meneguhkan kami ketika tidak angpau, tidak ada 50 ribuan yang bisa kami bagikan. Meski tadi sempat ku dengar dari salah seorang peserta kampanye laki-laki…”garing kampanye-ne PKS…rokok ae g enek..” Dalam hatiku tersenyum…mudah-mudahan engkau mendapatkan yang lebih dari sekedar rokok atau angpau; keindahan….keindahan berhimpun dlm naungan cinta-Nya, keindahan bertemu dlm ketaatan pada-Nya, keindahan bersatu dlm perjuangan menegakan syariat-Nya…tidak ada yang dapat memenangkan jihad siyasi ini selain Engkau ya Rabb…seperti ini lah selama ini kami berjuang…Engkau yang menentukan….beri kami yang terbaik ya Rabb…menangkan dakwah ini. amin


Tanggapan

  1. emang agak sulit ngajak orang ke arah kebaikan…pengalaman kemari saat jd saksi…mosok di berita acara cuma dpt 4 suara di kecamatan di tulis 106 suara….wah bener2 trjadi trnyata penggelembuangan suara itu…kmrn ada sekitar 250 suara di gelembungkan untk caleg trtentu dari salah satu partai Islam…pengalaman pertama yg tak terlupakan..

    Salam Ukhuwah
    Saiful Bahri


Beri tanggapan

Your response:

Kategori