Oleh: ikwanti | 17 Januari 2009

Inikah rasanya

Perpisahan dengan adek2 menyisakan kesepian yang mendalam. Betapa membina itu tidak hanya memberikan transferan ilmu yang telah didapat. Tapi sesungguhnya aktivitas membina binaan adalah membina diri kita juga. Inikah rasanya membina ya Allah. Ketika menyemangati binaan untuk shalat malam, maka sebagai pembina akan lebih bersemagat lagi untuk bangun jauh lebih awal, memiscalli satu per satu. Ketika butuh perhatian dari MR yang tak kunjung tiba,maka bukan kita yang caper tapi justru mengingatkan kita ke binaan kita, lalu kita pun mengirim sms taujih ke mereka. Ketika adek2 mengutarakan permasalahannya, bersyukur kita dapat kebagian cerita tersebut. Dengannya kita bisa belajar bagaimana bersikap dan menyelesaikan permasalahan tersebut.
Inikah rasanya bersyukur ya Allah…Engkau belum menjadikanku ibu, memisahkanku dnegan adek2 dan belum memasukkanku kembali ke dunia kampus, namun Engkau mengirimkan manusia-manusia kecil yang lucu, ramai dan energik. Yang dengan bersama mereka Engkau mengajariku menjadi ibu, guru, teman bahkan ustadzah.
Inikah rasanya rindu ya Allah…Ketika mereka belum datang pada jam biasanya dan diri ini cemas menunggu mereka, tiba-tiba Engkau mendatangkan mereka dengan pasukan yang lebih banyak. Ketika liburan tiba dan pertemuan pun libur, kala ku masih belum kerja sampai habis magrib, Engkau mengingatkanku bahwa biasanya jam segini aku bersama mereka. Ketika ku pulang ternyata mereka tadi telah mendatangiku di kosan untuk mencariku. Dan ketika ku teringat saudara jauh di rantau negeri orang, tiba-tiba Engkau menggerakkan HPku dan terdengar suaranya, bertakbir bahwa dia akan datang sebentar lagi.
Subhanallah..inikah namanya ikatan hati ya Rabb. Ketika kami melihat di media2 masa bahwa saudara2 kami yg jauh dari pandangan mata kami dan tak pernah kami temui sekalipun dibantai oleh Israel laknatullah’alaih, kami pun ikut merasakan luka2 itu dan tanpa kami sadari berderai air mata kami…tidak hanya mereka yang bersujud memohon pertolongan-Mu ya Allah…tapi doa kami agar dunia tergerak hatinya untuk melihat kebenaran…dan setelah bertahun-tahun akhirnya Engkau pun membuka hati dunia dan akhirnya dunia pun membelamu ya Palestina…Untukmu Palestina, dunia mendoakanmu dengan segala ketidakberdayaan kami dan engkau, semoga engkau tetap tabah dan Allah pun meneguhkan imanmu dan memberimu kekuatan dari arah manapun yang tak pernah disangka manusia…tetaplah bertahan karena harapan itu masih ada…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: