Oleh: ikwanti | 8 Februari 2012

Tambahan Zat Besi untuk Bayi ASI Eksklusif

buat para ibu2 yg baby nya msh ASI eksklusif, catatan ini penting dibaca agar the lovely baby tdk kekurangan zat besi spt azka kmrn, semoga catatan ini bermanfaat…

berawal dr kisah sakit Azka kemarin dr hasil lab diketahui bahwa kadar leukosit dan trombosit yg tinggi sekali dan Hb yang rendah, kata dokter selain menunjukkan adanya indikasi infeksi, hal ini jg pertanda bahwa Azka kurang zat besi. bukan hanya dari 1-2 hari kemarin tapi kurangnya dah lama. “dari ASInya sj sdh kurang”…bgitu kata sang DSA…langsung deh aq mak dieg….kok bisa?perasaan dr segi makan dan MPASI sdh ku jaga gizinya…dr ikutan milist ternyata begini penjelasannya

====
Sumber:http://milissehat.web.id/?p=1931

Pada saat dilahirkan bayi memiliki cadangan besi yang didapatkan dari ibunya selama dalam kandungan. Transfer zat besi dari ibu kepada bayi terutama terjadi saat bulan-bulan terakhir kehamilan, hal ini menjelaskan mengapa bayi prematur memiliki cadangan besi lebih sedikit daripada bayi yang lahir cukup bulan. Cadangan besi pada bayi baru lahir lebih rendah pada bayi dengan ibu diabetes, bayi dengan berat lahir rendah dan

Ada dua hal penting yang dapat mencukupi kebutuhan besi pada bayi baru lahir, pertama cadangan besi yang didapatkan saat dalam kandungan, kedua adalah kadar hemoglobin yang tinggi pada bayi baru lahir (kadar hemoglobin bayi baru lahir sekitar 17-22 g/dL sedangkan dewasa sekitar 12 g/dl saja). Pada 2 bulan pertama kehidupan, kadar hemoglobin bayi turun dan besi hasil pemecahan hemoglobin tersebut disimpan sebagai cadangan. Saat usia 0-2 bulan ini, kebutuhan besi bayi tidak terlalu tinggi sekitar 0,27 mg perhari, kebutuhan ini dapat dicukupi dari ASI saja (ASI mengandung 0,35 mg besi perliter, kolostrum dapat mengandung sampai 0,8 mg perliter). Kadar besi dalam ASI relatif sama pada setiap ibu karena tidak banyak dipengaruhi oleh kadar besi pada tubuh ibu melainkan kadar transferin (sebuah protein yang mengikat besi) pada kelenjar susu.

Saat memasuki usia 2-4 bulan, pertumbuhan bayi semakin pesat, pembentukan hemoglobin juga semakin banyak dan kebutuhan besi meningkat, saat ini cadangan besi mulai dipakai. Ketika bayi berusia 4 bulan ke atas, cadangan besi mulai menurun dan kadar besi dari ASI tidak bertambah, akibatnya pada usia 6 bulan, cadangan besi dan ASI tidak cukup lagi memenuhi kebutuhan besi yang dapat mencapai 11 mg perhari. Setelah 6 bulan, kebutuhan nutrisi dan besi tergantung dari makanan. Memberikan ASI eksklusif lebih dari 6 bulan dapat berisiko kekurangan zat besi juga kekurangan nutrisi lainnya.

Berdasarkan fakta-fakta tesebut diatas maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

– Bayi prematur sangat rentan terhadap defisiensi zat besi, pemberian suplemen besi pada bayi prematur diberikan lebih awal.

– Bayi dengan asi eksklusif mulai mengalami penurunan cadangan besi sekitar usia 4 bulan

– Makanan pendamping ASI sebaiknya dimulai saat usia 6 bulan, memperpanjang ASI eksklusif dapat meningkatkan risiko kekurangan zat besi pada anak.

Rekomendasi pemberian zat besi pada bayi dapat dilihat pada artikel berikut “Rekomendasi pemberian supplemen besi”

Sumber:

– Nutrient adequacy of exclusive breastfeeding for the term infant during the first six months of life.World Health Organization. 2002.

– Complementary feeding. World Health Organization. 2000.

– Clinical Report—Diagnosis and Prevention of Iron Deficiency and Iron-Deficiency Anemia in Infants and Young Children (0 –3 Years of Age). Pediatrics.2010

Sedangkan anjuran pemberian zat besi bisa d lihat d http://milissehat.web.id/?p=1938


Responses

  1. makasih infonya ya…bagus artikelnya…bermanfaat skali….

  2. makasih infonya yaaa…salam kenal slalu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: